Berbasis Manhaj Tarjih, Kolaborasi Tingkatkan Kemampuan Penyusunan Materi Dakwah
SLEMAN, Suara Muhammadiyah – Tim Program Kemitraan Masyarakat (PKM) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menyelenggarakan Pelatihan Penyusunan Materi Ceramah dan Khutbah Berbasis Manhaj Tarjih Muhammadiyah pada Ahad, 27 September 2026 (16 Rabiul Akhir 1448 H).
Kegiatan yang berlangsung di Pimpinan Ranting Muhammadiyah (PRM) Banyuraden, Cabang Gamping, Sleman, Yogyakarta ini merupakan hasil kolaborasi dari berbagai program studi di lingkungan UMS, meliputi Magister Hukum Ekonomi Syariah, Magister Teknik Industri, S1 Teknik Industri, S1 Psikologi, dan S1 Hukum Ekonomi Syariah.
Pelatihan ini dirancang untuk meningkatkan kemampuan para peserta dalam menyusun naskah ceramah dan khutbah agar memiliki landasan keilmuan yang kuat, kontekstual, serta sesuai dengan prinsip Manhaj Tarjih Muhammadiyah. Sejumlah narasumber dari berbagai disiplin ilmu hadir memberikan pemaparan materi, di antaranya Muhammad Arsyad Arifi, Lc, Dr. Isman, SHI., SH., M.H., Sahman, Lc., M Bagus Sudinadji, S.Psi., dan Aad Satria Permadi, S.Psi., M.A., Ph.D.. Para pemateri menyampaikan wawasan terkait pendekatan keislaman, strategi penyusunan pesan dakwah, hingga psikologi komunikasi.
Selain pemaparan teori, kegiatan juga dilengkapi dengan praktik langsung penyusunan naskah ceramah dan khutbah. Salah satu wujud karya panduan dakwah hasil pelatihan adalah buku berjudul "Panduan Kultum Ramadhan 30 Hari: Berdasarkan Al-Qur'an dan As-Sunnah Ash-Shahihah – Menyemaikan Risalah Islam Berkemajuan" yang disusun oleh Rohmat Teguh S, S.Si.
Buku tersebut berfungsi sebagai pedoman teknis dan adab bagi para mubaligh dan mubalighah. Isinya mencakup 30 materi ceramah Ramadhan yang terbagi dalam empat fokus utama yaitu Purifikasi Aqidah dan Kualitas Ibadah (Hari 1–7), Akhlak Berkemajuan dan Kesalehan Sosial (Hari 8–15), Penguatan Sains, Lingkungan, dan Kesehatan (Hari 16–22), serta Lailatul Qadar, Zakat Fitrah, dan Istiqamah (Hari 23–30).
Selaku perwakilan Tim PKM UMS Ir. Afiqoh Akmalia Fahmi, M.Sc. berharap sinergi ini dapat membukan Islam Berkemajuan di akar rumput. "Melalui kegiatan PKM ini, UMS berharap dapat memperkuat kontribusi akademis serta sinergi dengan masyarakat dalam mencetak kader dakwah yang intelektual, komunikatif, dan responsif terhadap kebutuhan umat," pungkasnya. (Arsyad)